Selasa, 09 April 2013

surat dari eka untuk bapak nya :)

aku cinta bapak. tinta cina dan pensil warna diatas kertas 110 x 80 cm. 2013


Depok , 1 februari 2013
Teruntuk Bapak  Di Jambi


Hallo , pak

Pasti canggung kalo bapak membaca  surat ini. Ini surat cinta pertama yang aku tulis untuk bapak . pertama kali juga kita berkomunikasi seperti ini . pak apa kabar Jambi ? berbulan bulan aku tak pulang , aku rasa Jambi masih seperti kemarin. Tak ada perubahan yang berarti. Yang berubah pasti  hanya rumah kita . semakin sepi tanpa anak sulungnya . yaitu, aku . ya , kan ?

Pak tahukah bapak? Ini surat cinta untuk bapak. Iya , bukankah kita tidak pernah menutup telpon dengan kata kata “aku cinta bapak” atau “I love you” ? nah, disini aku menuliskannya . iya, memang bapak tahu aku cinta  bapak sepenuh hati dan begitu pun sebaliknya . tapi , tidakkah lebih indah dan menyentuh jika dituliskan? Bisa dibaca berkali kali . aku cinta bapak . sangat cinta

Pak, rinduku menebal . semakin tebal . baru sekali ini aku membawanya berbulan bulan. Aku ingin pulang pak . pulang untuk pulang . bukan pulang untuk kembali lagi  bertarung di kota ini . aku lelah , pak . kota ini terlalu kejam . benar apa yang penduduknya katakan . ibu kota lebih kejam dari ibu tiri . anak anak ibu kota ini juga indivudualis, pak . tak mau mereka berdamai dengan keluguanku . keluguan yang bapak bentuk .

Pak , aku menjadi aneh sekarang. Mudah sekali aku menangis di tiap malam . ketika aku pulang dan menyadari bahwa yang membuka pintu adalah sepi , aku menangis. Pun ketika aku makan di sebuah warteg sendirian . tidak ada bapak . aku menangis lagi .

Pak , kenapa ya waktu begitu cepat berlalu ? aku masih ingin bapak antar sekolah , masih ingin berebut remote tv, juga masih ingin bangun dengan gelitikan bapak. Tapi aku juga benci  jika waktu begitu lama . ia membuatku menghitung setiap detik yang harus kulalui untuk kembali  kerumah kita. Dan itu lama !

Pak , aku cinta bapak . aku cuma ingin pulang bertemu bapak setiap hari melupakan masa masa menangis malam hari dikota ini . satu satunya yang membuatku bertahan hanyalah keinginan bapak . keinginan bapak yang terlalu sederhana, ingin aku lebih beruntung daripada bapak . impian sederhana yang kata bapak  untuk hidupku sendiri , bukan untuk siapa siapa  .

Pak , semakin banyaj aku merangkai kata dalam surat ini , semakin terlihat  kekacauanku . ya selain akiu tak bisa menulis , aku juga semakin kacau menstabilkan rindu ini . aku yakin Bapak  tahu , dari suaraku yang selalu menahan tangis setiap bapak telpon aku . bapak selalu bilang “ hei jangan menangis , nak” tapi bagaimana mungkin aku tak menangis  bapak ingatkan aku sholat , sementara aku tak sholat bersama bapak dan ibu . bapak ingatkan aku makan tepat waktu . sementara aku harus makan tanpa lauk terenak ibu . bagaimana mungkin aku tak menangis pak?

Pak , maafkan aku jika cara didikmu yang bijaksana dan keinginan sederhanamu itu , mungkin tak akan terbalas hanya dengan kata cinta dariku . tapi , itulah hal bermakna yang sampai saat ini bisa aku berikan . aku masih bukan siapa siapa . aku masih gadis kecilmu yang manja . lagipula , kenapa bapak tidak pernah mau meminta sesuatu dariku? Hanya selalu bilang  “ kebutuhanmu saja dulu yang kamu penuhi “ aku jadi semakin sulit memberikan apa apa yang bapak inginkan .
  
hmmm            
  
pak entahlah surat ini jelas atau tidak untuk bapak . berarti atau tidak untuk hati bapak . entahlah . karena sebenarnya surat ini sederhana , aku cinta Bapak .

Dari anak sulung mu
Eka 


>> dikasih surat cinta sama nje, surat cinta temennya yang rindu sama bapaknya..so sweet aw aw..diatas itu tulisan temennya nje, eka namanya..salam kenal eka..hehehe maaf kalo ilustrasi dari surat lo kaya gambar anak2..ya emang yg gambar juga masih anak-anak:"> hehehehe..dan karya ini juga dipamerkan di tgl 14 februari yang lalu di blackhouse, pameran nya geng gambar selaw #dearlove ,ya kurang lebih begitu,hee....ENJOY :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar